Alamat :

Jl.Perwira, Gunung Tua.Kab. Padang Lawas Utara.Sumut

Tampilkan postingan dengan label Demam berdarah dengue. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Demam berdarah dengue. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Juli 2010

Lingkungan bersih, DBD lenyap........


Demam Berdarah Dengue menjadi langganan di setiap awal musim penghujan. Kejadian DBD tidak memandang status demografi. Kondisi kebersihan lingkungan merupakan faktor penting dalam pengendalian penyakit Demam Berdarah Dengue. Terdapat 3 faktor penting yg berperan dalam penularan infeksi virus dengue, yaitu : Manusia, virus dengue dan vektor perantara. Nyamuk Aedes Agypti merupakan vektor perantara yg paling dominan dalam menyebarkan virus dengue.
Musim penghujan akan berpotensi membiuat genangan air , genangan air (yg bukan beralaskan tanah) merupakan media yg paling disukai untuk perkembang biakan nyamuk Aedea agypty. Dgn melaksanakan pemberihan lingkungan dan melakukan 3M plus , merupakan upaya yg paling efektif untuk memutus mata rantai kehidupan nyamuk aedes agypty.

Pelaksanaan fogging atau pengasapan yg sering dilaksanakan akan sia-sia jika kebersihan lingkungan kita abaikan. Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa dan tidak membunuh telur dan jentik-jentik nyamuk.

Mari kita bersihkan lingkungan dan laksanakan 3M.........Lingkungan bersih, DBD lenyap......


Baca juga :

* Demam berdarah dengue
* Tips Pemberian Obat pada anak
read more...

Selasa, 29 Juni 2010

DEMAM BERDARAH DENGUE (bag 1)


Penyakit demam berdarah dengue (DBD) atau Dengue Hemoragic Fever , sampai saat ini masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Kejadian demam berdarah dengue telah ditemukan pada semua propinsi di Indonesia. 35 kabupaten/ kota telah melaporkan adanya kejadianluar biasa (KLB).

Keberhasilan upaya penanganan kasus DBD ini terutama ditentnkan oleh penemuan penderita secara dini dan manajemen kasus yang efektif, serta kegiatan penyelidikan epidemoligi, sebagai upaya memutuskan mata rantai penularan penyakit Demam Berdarah Dengue.

Demam berdarah dengue disebabkan oleh virus dengue.

Terdapat tiga faktor yang memegang peranan pada penularan infeksi virus dengue,yaitu manusia, virus dengue dan vektor perantara. Virus dengue ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedesa aegypty. Nyamuk aedes albopictus, Aedes polynesiensis dan beberapa spesiesyg lain juga dapat menularkan virus ini, namun merupakan vektor yg kurang berperan.

Nyamuk aedes dapat mengundang virus dengue pada saat menggigit manusia yang sedang mengalami viremia. Kemudian virus yang berada di kelenjar liur dan berkembang biak dalam waktu 8-10 hari (extrinsic incubation period) sebelum dapat ditularkan kembali kepada manusia pada saat gigitan berikutnya. Virus dalam tubuh nyamuk betina dapat ditularkan kepada telurnya, namun perannya dalam penularan virus tidak penting.

Sekali virus dapat masuk dan berkembang biak di dalam tubuh nyamuk, nyamuk tersebut akan menularkan virus selama hidupnya (infektif). Di tubuh manusia , virus memerlukan waktu masa tunas 4-7 hari (intrinsic incubation period) sebelum menimbulkan penyakit. Penularan dari manusia kepada nyamuk hanya dapat terjadi bila nyamuk menggigit manusia yang sedang mengalami viremia, yaitu 2 hari sebelum panas sampai 5 hari setelah demam timbul.

Secara epidemilogi,infeksi virus dengue telah ada di Indonesia sejak abad ke -18,seperti yang dilaporkan oleh David Bylon seorang doketer berkebangsaan belanda. Pada tahun 1968penyakit DBDdilaporkan disurabaya dan jakarta sebanyak 58 kasus, dgn jumlah kematian yang sangat tinggi, 24 orang (case fatality rate 41,3 %).

Faktor-faktor yg mempengaruhi peningkatan dan penyebaran kasus DBD sangat kompleks, yaitu (1) Pertumbuhan penduduk yang tinggi, (2) Urbanisasi yg tdk terencana dan tdk terkendali, (3) Tidak adanya kontrol vektor nyamuk yg efektif di daerah endemis, dan (4) Peningkatan sarana transportasi.

Morbiditas dan mortalitas infeksi virus dengue dipengaruhi berbagai faktor al: status imunitas penjamu, kepadatan vektor nyamuk, transmisi virus dengue, keganasan (virulensi) virus dengue, dan kondisi geografis setempat.

Berita terkait :
* Penyakit sepanjang zaman

Berita lainnya :
* Sosok sekretaris IBI kab.Paluta
* Program malaria di kab.paluta
* HIV dan AIDS
* PD3I
read more...

Senin, 28 Juni 2010

PENYAKIT SEPANJANG ZAMAN ?

Penyakit ini sangat terkenal !! penyakit ini dapat menyerang siapa saja, tidak perduli kaya atau miskin, yang di kota maupun yang di desa ! Penyakit ini juga tdk membedakan anak-anak maupun dewasa, laki-laki atau perempuan ! Siapa saja dapat terserang. Penyakit ini sangat cepat menimbulkan kematian kalau tidak diberi tindakan dgn cepat dan tepat. Tetapi..........penyakit ini juga gampang dicegah...! Yah....penyakit itu adalah DEMAM BERDARAH.

Demam berdarah atau bahasa kedokterannya Dengue Hemoragic Fever (DHF), adalah penyakit yg disebabkan oleh virus dengue, yang penularannya melalui nyamuk aedes agypty. Penyakit ini sangat berbahaya bahkan dapat menimbulkan kematian dgn cepat kalau tidak segera diberi pertolongan. Nyamuk aedes agypty sangat suka berkembang biak di penampungan air yg bersih yg beralaskan bukan tanah ,seperti : bak mandi, tempat penampungan air minum, genangan air di kaleng bekas, genangan air di ban bekas, dll.

Penyakit ini harus lebih di waspadai saat musim penghujan, karena akan lebih memungkinkan terjadinya genangan air di tempat-tempat ygdisebutkan diatas. Mari kita budayakan 3M plus sebagai upaya satu-satunya yg sangat efektif dan efisien dalam mencegah dan memberantas penyakit demam berdarah!!



Melaksanakan 3M plus merupakan cara yg paling murah dan efektif untuk mencegah penyakit ini. Menguras, menutup, mengubur dan Mencegah gigitan nyamuk dgn memakai obat nyamuk, menutup lubang angin dengan kassa nyamuk dll adalah tindakan prefentif yg dapat dilakukan oleh siapa pun dgn mudah untuk mencegah penyakit DHF.

Melaksanakan fogging atau pengasapan bukanlah tindakan utama untuk mencegah dan memberantas penyakit demam berdarah ! Foging bertujuan untuk membunuh nyamuk aedes agypty yg dewasa. Selama tempat perkembang biakan nyamuk dan jentik nyamuknya belum diberantas, maka tindakan foging tdk akan efektif dan sia-sia.

Baca juga berita lainnya :
* Darah kotor VS darah bersih
* Fakta yang keliru ttg malaria
* Imunisasi....no...way....
* Angin duduk, jangan dikerok ?
read more...