Alamat :

Jl.Perwira, Gunung Tua.Kab. Padang Lawas Utara.Sumut

Minggu, 16 Mei 2010

RAKERKESNAS 2010: Tantangan atau Peluang ?


5 mei 2010 kemaren,MenKes membuka Rakerkesnas, ini bertujuan meningkatkan koordinasi & sinergis antara pemerintah pusat dan daerah untuk mencapai target MDGs . Target MDGs di bidang kesehatan adalah Penurunan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, dan memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit menular lainnya. Rakerkesnas tahun 2010 mengangkat tema melalui good Governance, kita Wujudkan Masyarakat Sehat yg Mandiri dan Berkeadilan. Menkes menyatakan bahwa sasaran pembangunan kesehatan 2010-2014, meliputi 8 perioritas, yaitu :

  1. Meningkatnya status kesehatan dan gizi masyarakat
  2. Menurunkan angka kesakitan akibat penyakit menular
  3. Menurunnya disparitas status kesehatan dan status gizi antar wilayah
  4. Meningkatnya penyediaan anggaran publik untukkesehatan
  5. Meningkatnya PHBS
  6. Terpenuhinya kebutuhan tenaga kesehatan strategis di daerah
  7. Pengendalian penyakit tdk menular di seluruh provinsi
  8. Pelaksanaan SPM di seluruh kab/kota.

Berkaiatan dgn hal diatas, RISKESDAS 2010 (akan dilaksanakan pada bulai juni 2010) kali ini akan melaksanakan pemeriksaan biomedis yaitu, pemeriksaan malalaria dgn RDT pada semua umur dan Pemeriksaan TB pada usia 15 tahun keatas. Pmeriksaan biomedis tdk dilakukan pada semua sample, tetapi sudah ditetapkan berdasarkan ketentuan. UntukKab.Padang Lawas Utara, ada 1 BS yg akan dilakukan pemeriksaan biomedis,dari 2 BS yg ikut dalam Riskesdas 2010 ini.


Lihat berita lainnya :
* HARI TB SEDUNIA 2010, MARI KITA PERDULI
* PEDOMAN PENGOBATAN MALARIA
read more...

Kamis, 06 Mei 2010

PENYAKIT CACINGAN...3 KG CACING DI PERUT SEORANG ANAK


Jangan pernah mengabaikan kebiasaan mencuci tangan sebelum makan pada anak kita , sebab tangan dapat menjadi media masuk nya berbagai kuman ke dlm tubuh kita. Pnykt kecacingan merupakan salah satu akibat dari kurangnya tingkat kebersihan seseorang, termasuk kebiasaan mencuci tangan sebelum makan. Jangan sampai kejadian seperti seorang anak berusia 11 tahun, yg didalam perutnya terdapat cacing seberat 3 kg (Klik disini untuk baca selengkapnya) .
Infeksi cacing atau penyakit cacingan termasuk dalam infeksi parasit. Jenis -jenis cacing yg sering menginfeksi manusia adalah :

  1. Cacing kremi ( Enterobius vermicularis). Cacing ini masuk kedalam tubuh manusia melalui mulut ( lewat tangan yg terkontaminasi telur cacing). Gejala klinis : pada malam hari anus terasa gatal, dikarenakan pada malam hari cacing betina yg hamil bergerak menuju anus dan meletakan telurnya dalam lipatan-lipatan kulit anus.
  2. Cacing tambang ( Necator americanus dan Ancylostoma duodenale). Cacing ini sering ditemukan di Indonesia, terutama pada daerah yg lembab dan teduh. larva cacing ini memasuki tubuh manusia dgn cara menembus kulit kemudian memasuki kelenjar getah bening dan pembuluh darah. Cacing ini dapat menyebabkan anemia yg berat. Seekor cacing dewasa diperkirakan akan menyebabkan kehilangan darah sebanyak 0,03 ml/hari.
  3. Askaris Lumbricoides. Cara infeksi cacing ini masuk melalui mulut.

PENGOBATAN :

Semua jenis cacing bisa diobati dgn Pyranteal Pamoat ,dosis tunggal 10mg/kg BB atau
Mebendazole 2 kali sehari 100 mg selama 2 hari.


Berita lainnya :
* Remunerasi jajaran kesehatan, Kenapa tidak ?
* Rabies : penanganan kasus
* Angin duduk...Jangan dikerok !
* Sosok sekretaris IBI kab. Paluta.
* Sekilas Info....
* Program Malaria di Kab. Paluta
* Darah kotor VS darah bersih
* HIV dan AIDS


read more...

Antibiotik Pada Kasus Campak

Dilema tersendiri sebahagian orang, apakah antibiotik wajib diberikan pada setiap kasus demam. Salah satu contoh misalnya :
Apakah setiap anak penderita campak harus kita berikan antibiotik ?
Hal ini kadang masih selalu menjadi pertanyaan bagi petugas di desa. Permasalahan perlu atau tidak antibiotik sebenarnya yg paling mendasar : apakah penyebab penyakit tsb disebabkan oleh Bakteri atau virus ? Campak di sesebabkan oleh virus measles. Jika tidak ditangani dgn baik, akan menimbulkan komplikasi diare hebat, peradangan pada telinga dan pneumonia. Secara teori jelas, karena penyakit campak disebabkan oleh virus (dapat sembuh sendiri dgn istirahat dan meningkatkan daya tahan tubuh) dan bukan karena bakteri, maka tidak diperlukan antibiotik. Tetapi, pada anak yg menderita penyakit campak akan terjadi penurunan daya tahan tubuh, penurunan daya tahan tubuh si anak akan dapat mempermudah terjadi infeksi sekunder (antisipasi thd infeksi kuman/bakteri yg lain). Hal lain yg perlu diperhatikan adalah, adalah memperhatikan istirahat si anak dan memenuhi kebutuhan kalori si anak lewat asupan makanan yg bergizi.

Berita terkait:
* Jadwal Imunisasi
* PD3I

Berita lainnya :
* Diagnosa TBC
* Hari TB sedunia,mari kita perduli
* Pedoman pengobatan malaria
* Fakta yg keliru ttg malaria
* Rabies...:penanganan kasus
* Sosok sekretaris IBI kab.Paluta
* Tips pemberian obat pada anak
read more...

Rabu, 05 Mei 2010

TIPS PEMBERIAN OBAT PADA ANAK


  1. Jangan meletakkan obat apapun dalam jangkauan si anak.
  2. Setiap kali akan menggunakan obat, pastikan dosis yg diberikan sesuai petunjuk. Jangan menggunakan sendok yg sama untuk 2 macam obat.
  3. Ikuti petunjuk cara dan kapan akan diberikan. Ada obat yg diberikan sebelum dan sesudah makan.
  4. Untuk obat-obat penurun panas, biasanya diberikan kalau masih ada demam (kalau perlu). Stop obat jika demam sudah tdk ada.
  5. Untuk golongan obat antibiotik, habiskan obat walau gejala sakit sudah hilang. Atau ikuti petunjuk dokter anda.
  6. Jangan pernah mengandalkan ingatan akan dosis yg digunakan untuk sakit sebelumnya.
Baca berita lainnya :
* Penyakit cacingan ...3 kg cacing di perut seorang anak.
* Pemberian antibiotik pada kasus campak
* Darah bersih vs darah kotor
* Fakta yg keliru ttg malaria
read more...

Selasa, 04 Mei 2010

DARAH KOTOR vs DARAH BERSIH


Begitu banyak istilah penyakit yg terdapat di masyarakat, yang sebenarnya tidak dikenal di dunia kedokteran. Misalnya :penyakit gula kering, gula basah, darah kotor, darah manis,angin duduk, masuk angin , paru-paru basah, rabun ayam dll. Istilah-istilah tersebut masih sering terdengar. Diperlukan kesabaran dan kebijakan kita sbg petugas kesehatan,dalam menyikapi hal-hal tersebut. Walaupun begitu, sbg petugas kesehatan dibutuhkan trik
khusus dalam menghadapi keluhan tersebut diatas. Dengan anamnesis yg teliti,kita masih dapat memprediksi ke arah mana diagnosanya.

PENYAKIT GULA KERING & GULA BASAH.
Istilah ini tdk ada dalam kamus kedokteran. Penyakit gula atau diabetes melitus (DM) adalah keadaan hiperglikemik kronikyg disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal, yg dapat menimbulkan komplikasi kronik pada mata, ginjal,saraf, dan pembuluh darah. Penyakit gula kering dan gula basah tdk dikenal dalam jenis-jenis diabetes .
Diabetes Melitus di kelompokan atas :

  1. Diabetes Melitus tipe 1/Insulin Dependent Diabetes Melitus (IDDM): Diabetes tipe ini tergantung akan Insulin.
  2. Diabetes Melitus tipe 2/ Non Insulin Dependent Diabetes Melitus (NIDDM) : Diabetes tipe ini terjadi resistensi Insulin.Resistensi Insulin maksudnya adalah turunnya kemampuan Insulin untuk merangsang pengambilan glukosa oleh jaringan perifer.

DARAH KOTOR.
Istilah ini masih sering dipakai oleh masyarakat, bahkan ada iklan di salah satu media elektronik yg mempromosikan obat untuk menyembuhkan darah kotor. Adanya,jerawat, bisul, kulit memerah di identikkan bahwa yg bersangkutan darahnya kotor. ( Ikalannya nggak mendidik yach ?) . Dalam Ilmu kedokteran jelas tdk ada istilah tersebut !
Kita bahas yuk....Sebenarnya istilah "darah kotor"merupakan istilah yg ngawur. Memang darah pada pembuluh darah vena banyak mengandung CO2 (karbon dioksida), dan sedikit O2 (oksigen) yg ini merupakan hasil metabolisme tubuh. Tetapi siklus peredaran darah akan mengembalikan darah yg banyak CO2 tadi kembali tinggi kadar O2 nya. Secara siklus, darah dari pembuluh dara vena akan dipompa masuk atrium kanan lalu menuju ventrikel kanan,kemudian dipompa menuju paru-paru. Di paru-paru darah dibersihkan, CO2 dikeluarkan lewat pernafasan dan O2 di isi kembali. Jadi kalau ada keluhan gatal-gatal, jerawatan, bisul dll bukan karena darah kotor . Kemungkinan nya bisa alergi,infeksi dll.

DARAH MANIS.
Keren sekali nama penyakitnya...kalau di kota besar itu istilah dipakai untuk ABG yach?
Istilah ini sering dipakai di masyarakat , misalnya seseorang yg habis digigit nyamuk,langsung gampang timbul bentol-bentol, gatal dan kulit memerah. Nyamuk senang gigitnya karena darah nya manis.....itu persepsi di masyarakat mungkin. Atau ada yg di gigit semut...terus badannya merah-merah dan gatal.
Istilah darah manis,kalau di cari di kamus kedokteran tdk akan kita ketemukan. Trus apa namanya....kemungkinan penyebabnya mungkin alergi . Alergi akan sesuatu hal akan menyebabkan respon tubuh yg berlebihan, misalnya ya tadi....kemerahan, gatal, oedema. dll.

ANGIN DUDUK.
Angin kog bisa duduk yach....Waspadi akan kemungkinan penyakit jantung ! ( klik disini membaca selengkapnya)

MASUK ANGIN
Istilah ini sangat populer, kita bahkan sangat sering menggunakan istilah ini. Perasaan mual, sendawa, rasa tdk enak diperut, badan pegal, sering menyertai gejala masuk angin. Diantara kita ada yg menggunakan "kerok badan" untuk mengeluarkan angin dari dalam tubuh. Setelah "di kerok"lantas "angin keluar" dan badan terasa agak enak, di tandai dgn sendawa. "kerok badan" biasanya di anggap berhasil jika tampak kemerahan dikulit yg di kerok! Sebenarnya tanda kemerahan itu bukan angin yg keluar. Itu akibat pecahnya pembuluh darah kapiler, akibat tekanan benda tsb (alat untuk mengerok, dan biasanya pakai uang logam) . Proses penghangatan akibat gesekan 2 benda, mungkin menjadi dasar proses rasa nyaman seseorang yg dikerok.
Common cold/flu mungkin istilah yg tepat untuk pengertian masuk angin. Common cold disebabkan oleh virus, yg dgn meningkatkan daya tahan tubuh akan dapat sembuh sendiri.

PARU-PARU BASA
Wah....bisa juga yach...paru-paru keringatan sampai basah kuyup.
Susah juga nih mencara padanan untuk istilah ini.
Dalam ilmu kedokteran ada beberapa kemungkinan penyebabnya, bisa TB paru,tumor paru yg menyebabkan terjadinya efusi pleura. Dimana, akibat dari TB paru,tumor paru tsb akan menyebabkan terdapatnya cairan pada pleura. Pleura adalah satu rongga yg terdiri dari dua selaput, yg berada di sekeliling paru-paru.

RABUN AYAM
Istilah ini mungkin di pergunakan jika seseorang kalau sudah senja penglihatannya akan berkurang. Dipakai istilah rabun ayam,memang kita tahu ayam nggak pernah keluar malam ! Benar nggak yach?
Rabun senja diakibatkan karena kekurangan vitamin A.
read more...

Minggu, 02 Mei 2010

RABIES :Diagnosis dan Penatalaksanaan


Rabies atau penyakit anjing gila jangan dianggap sepele. Rabies merupakan salah satu penyakit infeksi pada manusia yg paling lama dikenal . Istilah penyakit rabies sebenarnya sudah mulai dikenal sejak zaman Babilonia sekitar abad ke-23 SM dan seseorang bernama Democritus menulis secara jelas ttg hewan yg menderita rabies pada tahun 500 SM. Tulisan tentang rabies pada manusia dgn gejala "takut air"/hidrofobia dibuat oleh Celsus pada abad pertama dan gejala klinis rabies diterangkan secara jelas oleh seorang dokter berkebangsaan Italia bernama Fracastoro pada abad ke-16. Mulai pada tahun 1880 louis Pasteur mendemonstrasikan adanya infeksi pada susunan saraf pusat (SSP) ,sedangkan virus rabies sendiri baru dapat diperlihatkan dgn mikroskop elektron pada tahun 1960.

Rabies adalah infeksi virus akut yg menyerang sistem saraf pusat (SSP) manusia dan mamalia dengan mortalitas 100%. Penyebabnya adalah virus rabies yg termasuk genus Lyssa virus, famili Rhabdoviridae. Rabies adalah penyakit zoonosis,penularan melalui jilatan atau gigitan hewan seperti anjing, kucing, kera, musang, srigala, raccon, kelelawar. Virus masuk melalui kulit yang terluka atau melalui mukosa utuh seperti konjungtiva mata, mulut, anus, genitalia eksterna.

Dapat dikatakan, rabies adalah penyakit yg sangat mematikan tetapi sering diabaikan. WHO menetapkan tanggal 28 September sebagai hari rabies sedunia (World Rabies Day).

Masa inkubasi/gejala pada manusia yg terkena rabies akan timbul/nampak setelah 2 minggu sampai 8 bulan, tergantung jumlah virus yg masuk, berat dan luasnya kerusakan jaringan tempat gigitan,jauh dekatnya lokasi gigitan ke sistem saraf pusat, persarafan daerah luka gigitan dan sistem kekebalan tubuh.

Penyebaran virus secara sentripetal melalui endoneureum sel Schwann dan aliran aksoplasma, mencapai ganglion dorsalis dalam waktu 60-72 jam. Selanjutnya virus menyebar dgn kecepatan 3 mm/jam menuju SSP (otak dan medulla spinalis) melalui cairan serebrospinalis.Di otak virus memperbanyak diri di semua neuron,kemudian bergerak ke perifer dalam serabut saraf eferen, saraf volunteer maupun saraf otonom, selanjutnya mencapai otot skeletal, otot jantung, medulla adrenal, ginjal, mata,pankreas. Pada tahap berikutnya virus akan terdapat pada kelenjar ludah,kelenjar lakrimalis, sistem respirasi, urin dan air susu.

Sejak penderita mengalami luka karena gigitan hewan tersebut.Penderita akan mengalami demam, nafsu makan berkurang,air liur dan air mata bertambah dan depresi mental (gugup,resah, euporia,takut air,cahaya, bunyi dll), sampai bisa terjadi kejang-kejang, kelumpuhan hingga dapat menyebabkan penderita meninggal karena gagal nafas.

Penangana luka secara dini menjadi penentu keberhasilan pengobatan selanjutnya.
Berat ringannya luka dapat di pengaruhi oleh beberapa hal, antara lain : kedalaman luka,lokasi luka, banyaknya gigitan, banyaknya virus dalam liur hewan yg menggigit dan kondisi imunologis dari penderita.

Berikut ini beberapa tips dan langkah-langkah penanganan luka gigitan:

1.Segera luka dibersihkan, bisa menggunakan sabun/deterjen, dibilas dgn air bersih
mengalir 5-10 menit. Lalu dikeringkan dgn kain/tissue bersih dan dapat ditambahkan
antiseptik betadin ataupun alkohol 70%.
2.Lakukan eksplorasi pada luka. lakukan pembersihan dgn NaCl 0,9%, atau dgn H2O2 3%.
3.Luka yg ada jangan dijahit, kalau luka terlalu lebar bisa dilakukan penjahitan
secara longgar dgn menggunakan benang non absorbable, dan dipasang drain.
4.Pemberian vaksin rabies, 0,5 ml IM pada hari 1,3,7,14 dan hari ke-28 . Tidak ada
pembedaan dosis untuk anak-anak dan dewasa.
5.Dapat dikombinasikan dgn antibiotik, untuk mencegah adanya infeksi kuman atau
bakteri yg lain.

Barita lainnya :
* Beda HIV dan AIDS
* Filariasis
* Fakta yg keliru ttg malaria
* Apakah setiap anak yg diimunisasi diberi parasetamol
* Hari TB se dunia 2010,mari kita perduli
* Sekapur sirih
read more...

Sabtu, 01 Mei 2010

Remunerasi jajaran kesehatan! kenapa tidak ?

Kalau ditanya, dari departemen mana yg kerjanya menanggung resiko paling berat? mungkin akan susah kita menjawabnya. Karena masing-masing kita ( baca: profesi), mempunyai beban dan tanggung jawab yg berbeda (berdasarkan tupoksi),tetapi mempunyai tujuan yg sama, yaitu: memberi"pelayanan" kepada masyarakat dan sebagai abdi negara.
Menuntut hak, setelah kewajiban kita jalankan merupakan hal yg normatif dan wajar-wajar saja. Kami tdk mengatakan jajaran profesi kesehatan merupakan sekelompok orang yg paling berat bebannya, dimana kadang-kadang harus "berjuang" untuk mencerdaskan anak bangsa ini agar dapat membebaskan dari segala ancaman penyakit, yang kadang-kadang dihadapi pilihan yg sulit dalamme laksanakan tugas.

Jajaran kesehatan sudah mulai dibebankan tanggung jawab di bidang kesehatan , sejak sebelum seorang anak lahir ke dunia ini.Seorang bidan dgn rasa tanggung jawab, harus menjalankan ante natal care (ANC), ini untuk menjamin agar seorang ibu yg hamil, beserta anak yg akan dilahirkan dalam kondisi sehat dan terbebaskan dari penyakit. Saat persalinan terjadi,kembali jajaran kesehatan dibebankan untuk dapat menolong ibu yg melahirkan dgn selamat, saat ini benar-benar pertarungan si ibu,antara hidup dan mati. Kembali petugas kesehatan diberi tanggung jawab yg berat......yaitu..menurunkan angka kematian ibu melahirkan.
Setelah seorang anaklahir ke dunia ini, seorang bidan/petugas kesehatan dituntut tanggung jawab moralanya agar terjamin hak seorang anak, dimana sebelum si anak berulang tahun yg pertama, si anak harus telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Saat si anak masuk sekolah dasar, petugas kesehatan sekali lagi mendapatkan tanggung jawab agar, anak kelas 1-3 SD mendapatkan imunisasi booster yaitu BIAS ( bulan Imunisasi anak sekolah). Cuma sampai disinikah beban bagi jajaran kesehatan? tentu tidak ! kesehatan remaja, mencegah dan menangani kejadian luar biasa (KLB), meningkatkan derajat kesehatan pasangan usia subur (PUS), meningkatkan umur harapan hidup...dll......Belum lagi bicara hak......Gaji Bidan desa PTT yg diterima tiap bulannya....ada yg masih dibawah UMR nasional ! yach,,,,memang itu sudah panggilan profesi.......tapi? siapa yg bisa menjawab pertanyaan ini: pantaskah? Remunerasi jajaran kesehatan? Kenapa tidak ?

Berita lainnya :
* Sekapur sirih.......
* Anak saya mencret, karena mau tumbuh giginya !
* Filariasis
* Fakta yg keliru ttg malaria.
* Pedoman Pengobatan Malaria
* Gerakan Berantas Malaria di Kab.Paluta
read more...

Jumat, 30 April 2010

DIAGNOSA TBC

Dalam program penanggulangan TBC, diagnosa ditegakkan melalui pemeriksaan dahak secara mikroskopis langsung. Walaupun sebenarnya untuk mendiagnosa secara pasti TBC, harus melalui pemeriksan kultur atau biakan dahak.Namun , pemeriksaan kultur memerlukan waktu lebih lama (paling cepat 6 minggu) dan mahal. Walaupun begitu, pemeriksaan dahak 3 spesimen (SPS) dahak secara mikroskopis langsung nilainya identik dgn pemeriksaan dahak secara kultur atau biakan.
Lagi pula, diagnosa TB dgn cara pemeriksaan dahak, merupakan metode pemeriksaan yg paling efisien, mudah,murah dan cukup sensitif.

Myobacterium tuberculosis merupakan penyebab TBC,berbentuk batang dan mempunyai sifat tahan terhadap asam dan alkohol. Karena itu disebut Basil Tahan Asam (BTA). Kuman baru dapat dilihat dibawah mikroskop bila jumlahnya paling sedikit 5.000 kuman dalam satu mili-liter dahak. Dahak yg baik adalah : kental dan purulen(mucopurulen), berwarna hijau kekuning-kuningan,dgn volume 3-5 ml tiap pengambilan.

Tujuan pemeriksaan dahak : 1. Menegakkan Diagnosis dan klasifikasi
2. Menilai kemajuan pengobatan
3. Menentukan tingkat penularan.

Metode pengambilan dahak dgn S-P-S ( sewaktu-pagi-sewaktu)

Sewaktu pertama : dahak diambil sewaktu suspec TB datang berkunjung pertama kali ke puskesmas.

Pagi : dahak diambil dikumpulkan dirumah pada pagi hari besoknya.

Sewaktu kedua : dahak dikumpulkan di UPK pada hari kedua, saat menyerahkan dahak pagi.

Jelasnya begini : saat suspect TBC datang pertama kali, petugas akan mengambil dahaknya (S=sewaktu). Saat mau pulang, orang yg suspec Tb tersebut kita berikan pot dahak sebanyak 1 buah. Kita anjurkan besok pagi setelah bangun tidur, ditampung lagi dahaknya (pagi) , dan segera diantar (hari itu juga) ke UPK. Sesampai di UPK Di, petugas akan mengambil dahak nya lagi (S=sewaktu).

Bila seseorang suspec sulit untuk mengeluarkan dahak,dapat dilakuka hal-hal sbb: minum satu gelas teh manis sebelum tidur malam,dan menelan tablet gliseril guayakolat 200 mg. Atau diUPK dianjurkan olah raga ringan (lari-lari kecil),kemudian menarik nafas dalam,beberapa kali.Bila akan terasa batuk, nafas ditahan selama mungkin lalu disuruh batuk.


Berita terkait:
* HARI TB SEDUNIA 2010,MARI KITA PERDULI

Berita lainnya :
* Jadwal Imunisasi
* Pedoman pengobatan malaria
read more...

HARI TB SEDUNIA 2010, MARI KITA PERDULI

Tdk kita pungkiri, angka kejadian tuberkulosis masih tinggi. Di dunia, Indonesia penyumbang penderita TB terbesar nomor 3, setelah India dan Cina. Lebih dari 500.000 penderita TB baru setiap tahunnya di Indonesia. Tiap tanggal 24 maret setiap tahunnya, diperingati sebagai hari TB se dunia. Tema peringatan tahun ini adalah : TINGKATKAN INOVASI , PERCEPAT AKSI MELAWAN TUBERKULOSIS . Tulisan ini hanya untuk jadi renungan kita, siapapaun kita! Kita harus perduli. Setiap tahunnya

Infeksi dan Penularan TB :
1. Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yg disebabkan oleh kuman Myobacterium
Tuberkulosis
2. TB ditularkan melalui udara ( percikan dahak penderita TB)
3. Ketika penderita batuk, bersin,berbicara atau meludah, mereka mengeluarkan kuman TB
ke udara. Seseorang dapat tertular dgn menghirup udara yg mengandung kuman TB.
4. Penderita TB dgn status BTA positif, dapat menularkan 10-15 orang lain setiap tahunnya.
5. Seseorang yg tertular kuman TB, belum tentu menjadi sakit TB. Kuman TB dapat menjadi
tidak aktif (dormant) selama bertahun- tahun dgn membentuk suatu dinding sel berupa
lapisan lilin yg tebal.
6. Penderita yg sakit TB dapat disembuhkan dgn minum obat secara teratur.

Berita terkait :
* DIAGNOSA TBC
read more...

Kamis, 29 April 2010

JADWAL VAKSINASI/IMUNISASI



Imunisasi dasar lengkap seharusnya sudah diperoleh tiap anak,sebelum ia berusia satu tahun. Dengan demikian diharapkan seorang anak telah memperoleh kekebalan/imunitas aktif terhadap PD3I. PD3I adalah penyakit yg dapat dicegah dgn imunisasi, yg termasuk PD3I adalah : Hepatitis, Diptheri, Tetanus, pertusis, Polio, Campak,TB.
Imunisisasi dasar yg harus diberikan pada anak sebelum 1 tahun adalah :

  1. HB 0
  2. BCG
  3. DPT Hb
  4. Campak
  5. Polio
Vaksinasi HB O.
Imunisasi HB O diberikan segera setelah anak lahir sampai 7 hari, jangan diberikan setelah usia anak lebih dari 1 minggu. Imunisasi HB O ini bertujuan untuk memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit yg disebabkan oleh virus hepatitis B. Sebaiknya imunisasi HBO diberikan saat setelah selesai menolong persalinan. 0,5 cc secara im, secara IM pada antero lateral paha.
Vaksin HBO yg di pakai sekarang (dalam program) jenis PID (Prefill Device).

Vaksinasi BCG
Indikasinya untuk memberikan kekebalan aktif terhadap tuberkulosa. Vaksinasi BCG diberikan sebelum anak berusia 2 bulan. Dosis 0,05 ml, sebanyak 1 kali. Di suntikan Intrakutan daerah lengan kanan atas.

Vaksinasi DPT-HB
Vaksin ini berisi toxoid diptheri, tetanus serta hepatitis B.
Indikasinya untuk memberi kekebalan aktif terhadap penyakit difteri,tetanus dan hepatitis B.
Dosis pemberian 0,5 ml, secara im di anterolateral paha. Pemberian sebanyak 3 kali, dgn interval minimal 4 minggu ( 1 bulan). Pemberian pertama setelah usia anak 2 bulan.

Vaksinasi Polio.
Vaksin oral polio hidup adalah Vaklsin Polio Trivalent yg terdiri dari suspensi virus poliomyelitis tipe 1,2 dan 3 (strain sabin) yg sudah dilemahkan,dibuat dalam biakan jaringan ginjal kera.
Indikasinya untuk memberi kekebalan aktif terhadap poliomyelitis. Vaksin ini berbentuk cairan.
Cara pemberian diberikan secara oral (melalui mulut), 1 dosis adalah 2 tetes.
Pemberian poliose banyak4 kali, dengan interval minimal 4 minggu ( 1 bulan). Pemberian pertama saat usia anak 0 bulan.

Vaksinasim Campak.
Vaksin campak merupakan vaksin virus hidup yg dilemahkan. Indikasinya untuk memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit campak.
Sebelum disuntikan, vaksin campak terlebih dahulu harus dilarutkan dgn pelarut steril yg telah tersedia yg berisi 5ml cairan pelarut.
Dosis pemberian 0,5 ml, disuntikan secara subkutan pada lengan kiri, pada usia 9-11 bulan.
15 % anak akan mengalami demam ringan dan kemerahan dan dapat terjadi 8-12 hari setelah vaksinasi.

Berita terkait :
* PD3I
* Imunisasi....No Way....!
* Apakah setiap anak diImunisasi harus diberi Parasetamol.

Berita lainnya :
*
Sekilas info......
* Diagnosa TB
* Remunerasi di jajaran kesehatan
read more...