Alamat :

Jl.Perwira, Gunung Tua.Kab. Padang Lawas Utara.Sumut

Jumat, 30 April 2010

DIAGNOSA TBC

Dalam program penanggulangan TBC, diagnosa ditegakkan melalui pemeriksaan dahak secara mikroskopis langsung. Walaupun sebenarnya untuk mendiagnosa secara pasti TBC, harus melalui pemeriksan kultur atau biakan dahak.Namun , pemeriksaan kultur memerlukan waktu lebih lama (paling cepat 6 minggu) dan mahal. Walaupun begitu, pemeriksaan dahak 3 spesimen (SPS) dahak secara mikroskopis langsung nilainya identik dgn pemeriksaan dahak secara kultur atau biakan.
Lagi pula, diagnosa TB dgn cara pemeriksaan dahak, merupakan metode pemeriksaan yg paling efisien, mudah,murah dan cukup sensitif.

Myobacterium tuberculosis merupakan penyebab TBC,berbentuk batang dan mempunyai sifat tahan terhadap asam dan alkohol. Karena itu disebut Basil Tahan Asam (BTA). Kuman baru dapat dilihat dibawah mikroskop bila jumlahnya paling sedikit 5.000 kuman dalam satu mili-liter dahak. Dahak yg baik adalah : kental dan purulen(mucopurulen), berwarna hijau kekuning-kuningan,dgn volume 3-5 ml tiap pengambilan.

Tujuan pemeriksaan dahak : 1. Menegakkan Diagnosis dan klasifikasi
2. Menilai kemajuan pengobatan
3. Menentukan tingkat penularan.

Metode pengambilan dahak dgn S-P-S ( sewaktu-pagi-sewaktu)

Sewaktu pertama : dahak diambil sewaktu suspec TB datang berkunjung pertama kali ke puskesmas.

Pagi : dahak diambil dikumpulkan dirumah pada pagi hari besoknya.

Sewaktu kedua : dahak dikumpulkan di UPK pada hari kedua, saat menyerahkan dahak pagi.

Jelasnya begini : saat suspect TBC datang pertama kali, petugas akan mengambil dahaknya (S=sewaktu). Saat mau pulang, orang yg suspec Tb tersebut kita berikan pot dahak sebanyak 1 buah. Kita anjurkan besok pagi setelah bangun tidur, ditampung lagi dahaknya (pagi) , dan segera diantar (hari itu juga) ke UPK. Sesampai di UPK Di, petugas akan mengambil dahak nya lagi (S=sewaktu).

Bila seseorang suspec sulit untuk mengeluarkan dahak,dapat dilakuka hal-hal sbb: minum satu gelas teh manis sebelum tidur malam,dan menelan tablet gliseril guayakolat 200 mg. Atau diUPK dianjurkan olah raga ringan (lari-lari kecil),kemudian menarik nafas dalam,beberapa kali.Bila akan terasa batuk, nafas ditahan selama mungkin lalu disuruh batuk.


Berita terkait:
* HARI TB SEDUNIA 2010,MARI KITA PERDULI

Berita lainnya :
* Jadwal Imunisasi
* Pedoman pengobatan malaria
read more...

HARI TB SEDUNIA 2010, MARI KITA PERDULI

Tdk kita pungkiri, angka kejadian tuberkulosis masih tinggi. Di dunia, Indonesia penyumbang penderita TB terbesar nomor 3, setelah India dan Cina. Lebih dari 500.000 penderita TB baru setiap tahunnya di Indonesia. Tiap tanggal 24 maret setiap tahunnya, diperingati sebagai hari TB se dunia. Tema peringatan tahun ini adalah : TINGKATKAN INOVASI , PERCEPAT AKSI MELAWAN TUBERKULOSIS . Tulisan ini hanya untuk jadi renungan kita, siapapaun kita! Kita harus perduli. Setiap tahunnya

Infeksi dan Penularan TB :
1. Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yg disebabkan oleh kuman Myobacterium
Tuberkulosis
2. TB ditularkan melalui udara ( percikan dahak penderita TB)
3. Ketika penderita batuk, bersin,berbicara atau meludah, mereka mengeluarkan kuman TB
ke udara. Seseorang dapat tertular dgn menghirup udara yg mengandung kuman TB.
4. Penderita TB dgn status BTA positif, dapat menularkan 10-15 orang lain setiap tahunnya.
5. Seseorang yg tertular kuman TB, belum tentu menjadi sakit TB. Kuman TB dapat menjadi
tidak aktif (dormant) selama bertahun- tahun dgn membentuk suatu dinding sel berupa
lapisan lilin yg tebal.
6. Penderita yg sakit TB dapat disembuhkan dgn minum obat secara teratur.

Berita terkait :
* DIAGNOSA TBC
read more...

Kamis, 29 April 2010

JADWAL VAKSINASI/IMUNISASI



Imunisasi dasar lengkap seharusnya sudah diperoleh tiap anak,sebelum ia berusia satu tahun. Dengan demikian diharapkan seorang anak telah memperoleh kekebalan/imunitas aktif terhadap PD3I. PD3I adalah penyakit yg dapat dicegah dgn imunisasi, yg termasuk PD3I adalah : Hepatitis, Diptheri, Tetanus, pertusis, Polio, Campak,TB.
Imunisisasi dasar yg harus diberikan pada anak sebelum 1 tahun adalah :

  1. HB 0
  2. BCG
  3. DPT Hb
  4. Campak
  5. Polio
Vaksinasi HB O.
Imunisasi HB O diberikan segera setelah anak lahir sampai 7 hari, jangan diberikan setelah usia anak lebih dari 1 minggu. Imunisasi HB O ini bertujuan untuk memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit yg disebabkan oleh virus hepatitis B. Sebaiknya imunisasi HBO diberikan saat setelah selesai menolong persalinan. 0,5 cc secara im, secara IM pada antero lateral paha.
Vaksin HBO yg di pakai sekarang (dalam program) jenis PID (Prefill Device).

Vaksinasi BCG
Indikasinya untuk memberikan kekebalan aktif terhadap tuberkulosa. Vaksinasi BCG diberikan sebelum anak berusia 2 bulan. Dosis 0,05 ml, sebanyak 1 kali. Di suntikan Intrakutan daerah lengan kanan atas.

Vaksinasi DPT-HB
Vaksin ini berisi toxoid diptheri, tetanus serta hepatitis B.
Indikasinya untuk memberi kekebalan aktif terhadap penyakit difteri,tetanus dan hepatitis B.
Dosis pemberian 0,5 ml, secara im di anterolateral paha. Pemberian sebanyak 3 kali, dgn interval minimal 4 minggu ( 1 bulan). Pemberian pertama setelah usia anak 2 bulan.

Vaksinasi Polio.
Vaksin oral polio hidup adalah Vaklsin Polio Trivalent yg terdiri dari suspensi virus poliomyelitis tipe 1,2 dan 3 (strain sabin) yg sudah dilemahkan,dibuat dalam biakan jaringan ginjal kera.
Indikasinya untuk memberi kekebalan aktif terhadap poliomyelitis. Vaksin ini berbentuk cairan.
Cara pemberian diberikan secara oral (melalui mulut), 1 dosis adalah 2 tetes.
Pemberian poliose banyak4 kali, dengan interval minimal 4 minggu ( 1 bulan). Pemberian pertama saat usia anak 0 bulan.

Vaksinasim Campak.
Vaksin campak merupakan vaksin virus hidup yg dilemahkan. Indikasinya untuk memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit campak.
Sebelum disuntikan, vaksin campak terlebih dahulu harus dilarutkan dgn pelarut steril yg telah tersedia yg berisi 5ml cairan pelarut.
Dosis pemberian 0,5 ml, disuntikan secara subkutan pada lengan kiri, pada usia 9-11 bulan.
15 % anak akan mengalami demam ringan dan kemerahan dan dapat terjadi 8-12 hari setelah vaksinasi.

Berita terkait :
* PD3I
* Imunisasi....No Way....!
* Apakah setiap anak diImunisasi harus diberi Parasetamol.

Berita lainnya :
*
Sekilas info......
* Diagnosa TB
* Remunerasi di jajaran kesehatan
read more...

Rabu, 28 April 2010

PD3I

PD3I merupakan singkatan dari : Penyakit yang dapat dicegah dgn imunisasi. Program imunisasi dasar merupakan salah satu upaya untuk memutus mata rantai PD3I dan melindungi semua bayi terhadap penyakit yg dapat dicegah dgn imunisasi.

Yg termasuk dari PD3I adalah :
  1. Hepatitis B , penyakit ini disebut juga penyakit kuning. Dimana penyakit ini disebabkan oleh virus hepatitis B yg merusak hati. Penyebarannya terutama melalui suntikan yg tidak aman,dari ibu ke bayi selama proses persalinan dan melalui hubungan seksual.
  2. Tuberculosis, adalah penyakit yg disebabkan oleh Myobacterium tuberculosis.Penyakit ini menyebar melalui pernafasan lewat bersin dan batuk.
  3. Difteri, adalah penyakit yg disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diptheria. penyebarannya melalui kontak fisik dan pernafasan.
  4. Pertusis, disebut juga batuk rejan atau batuk seratus hari. Ini merupakan penyakit pada saluran pernafasan yg disebabkan oleh bakteri Bordetella pertusis. penularan penyakit ini melalui batuk atau bersin.
  5. Tetanus.Ini merupakan penyakit yg disebabkan oleh Clostridium tetani yg menghasilkan neurotoksin. Penyakit ini tdk menyebar dari orang ke orang, tetapi melalui kotoran yg masuk kedalam luka yg dalam.
  6. Poliomielitis.Adalah penyakit pada susunan saraf pusat yg disebabkan oleh satu dari tiga virus polio type 1,2,3. Secara klinis penyakit polio adalah anak dibawah umur 15 tahun yg menderita lumpuh layu akut (acute flaccid paralysis = AFP). Penyebaran penyakit ini melalui kotoran manusia/tinja yg terkontaminasi. Kematian bisa terjadi jika otot-otot pernafasan terinfeksi .
  7. Campak. Merupakan penyakit yg disebabkan oleh virus measles. Penularannya melalui droplet bersin atau batuk dari penderita.

Berita terkait :
* JADWAL IMUNISASI
* Imunisasi ....No way !
* Apakah setiap anak di Imunisasi harus di beri Parasetamol

Berita lainnya :
* Gerakan berantas malaria di Kab.Paluta
* Diagnosa TB
* Penanganan kasus rabies
read more...

Selasa, 27 April 2010

Imunisasi......No way......!

Jangan pesimis dulu membaca judul diatas, tulisan ini terinspirasi dari salah satu bidan desa terpencil di kab.Paluta yg saat itu mendapat "tantangan" dalam menjalankan imunisasi. Saat bidan tersebut lagi melaksanakan imunisasi didesanya, ada seorang cowok yg nyeletuk...."imunisasi no way" katanya.... ( mungkin karena bidannya cantik kaliii...)

Program imunisasi Indonesia telah belangsung lama, tetapi masih ada saja kendala. Zaman sudah maju begini masih ada saja yg menyangsikan manfaat dari imunisasi. Untuk kota besar dgn tingkat pendidikan yg lebih tinggi, kendala dalam imunisasi mungkin tdk seberapa di bandingkan di daerah. Tulisan ini tdk menyalahkan siapa-siapa.Satu hal yg harus kita akui, jutaan anak dimuka bumi ini telah dapat diselamatkan dari penyakit hepatitis, polio, campak, diptheri,dan tetanus. Permasalahan cakupan imunisasi bukan hanya permasalahan tentang pemahaman masyarakat yg (mungkin masih ada) kurang, tetapi ada aspek lain yg harus juga kita lihat. Kita semua pasti setuju bahwa :"semua anak Indonesia harus di Imunisasi", semua anak di muka bumi ini harus kita bebaskan dari penyakit yg bisa dicegah dgn Imunisasi (PD3I). Kita semua harus punya peran, bagaimana agar anak-anak Indonesia pada 20 tahun yg akan datang dapat menjadi manusia-manusia yg sehat, yg cerdas, yg sholeh ...yg mampu menjadi pemimpin (bukan pimpinan lho...).
Kerja para pejuang pelaksana imunisasi saat ini , peran bidan desa yg nun jauh terpencil disana, para kader dan siapapun yg memberi kontribusi , mungkin apa yg kita perbuat saat ini belum sebanding dgn apa yg kita terima, tetapi ada hal yg sangat tdk ternilai yg akan kita terima....kita akan melihat dgn optimis masa depan anak Indonesia. Masa depan anak Indonesia yg sehat dan cerdas. Ayo....tetap semangat....! "Tantangan" saat ini...adalah harapan dan peluang untuk mewujudkan sehatnya anak Indonesia..........amin.

Baca berita terkait :
* Jadwal Imunisasi
* PD3I

Berita Lainnya :
* Darah kotor vs darah bersih
* HIV dan AIDS
read more...

Senin, 26 April 2010

PEDOMAN PENGOBATAN MALARIA

Malaria masih menjadi masalah di dunia, termasuk di Indonesia. Penanggulangan malaria dilakukan secara komprensif dgn upaya promotif,preventif, dan kuratif.
Salah satu tantangan terbesar dlm upaya pengobatan malaria adalah terjadinya penurunan efikasi pada penggunaan obat malaria, bahkan sudah terdapat resistensi thd kloroquin.

Pada tulisan ini kami cantumkan penggunaan obat malaria kombinasi, yg kami kutip dari, DirJen P2Pl, Depkes 2009.

Terapi Malaria Falciparum :

Lini pertama:
Hari 1 : Artesunat 4 tablet + Amodiaquin 4 tablet + Primaquin 3 tablet
Hari 2 sampai Hari ke 3 : Artesunat 4 tablet + Amodiaquin 4 tablet

Lini kedua:
Hari 1 : Kina tablet 3x 3 tablet + Doksisiklin 2x1 tablet + Primaquin 3 tablet
Hari ke2 s/d hari ke 7 : Kina tablet 3x3 tablet + Doksisiklin 2x1 tablet

  1. Catt :Pengobatan lini ke-2 diberikan , jika pengobatan lini pertama tdk efektif ditandai dgn tanda-tanda klinis yg menetap. Untuk wilayah Papua, kombinasi Artesunat + Amodiaquin di ganti dgn Dihdroartemisin + Piperaquin.
  2. Primaquin tdk boleh diberikan kepada : ibu hamil, bayi <>
  3. Pengobatan diberikan jika sudah dinyatakan (+) dgn pemeriksaan miroskopis/RDT

Berita terkait :
* Gerakan berantas malaria di Kab. paluta
* Fakta yg keliru ttg malaria

Berita lainnya :
* Tips pemberian obat pada anak
* Antibiotik pada kasus campak
* 3 kg cacing di perut seorang anak
* Hari TB se dunia 2010, mari kita perduli.
* Jadwal Imunisasi pada anak.
* HIV dan AIDS
read more...

Minggu, 25 April 2010

FAKTA YG KELIRU TTG MALARIA

  1. Badan demam menggigil pasti MALARIA. Demam menggigil merupakan reksi tubuh dan demam menggigil bukan cuma tanda malaria. Banyak penyakit lain yg memberi gejala demam menggigil. Kunjungi dokter anda untuk memastikannya.
  2. Orang kota tidak mungkin kena MALARIA. Belum tentu lho ! Siapapun bisa terkena malaria, memang benar resiko itu akan lebih tinggi kalau kita tinggal di daerah andemis malaria. Orang kota yg punya riwayat sebelumnya berpergian ke daerah endemis malaria,patut dicurigai terkena malaria, kalau ada gejala penyakit malaria.
  3. Membeli obat MALARIA di warung obat secara bebas. Wah ini pasti salah, pengobatan malaria hanya diberikan setelah ybs dilakukan pemeriksaan darahnya secara mikroskopis. Tdk boleh sembarangan meminum obat malaria. Gejala klinis yg ada belum tentu positif malaria. Obat malaria untuk ibu hamil beda dgn yg tidak hamil. Pengobatan malaria sekarang beda dgn 10 tahun yg lalu. Sekarang dipakai ACT kombinasi dgn Primaquin.
  4. Malaria bukan penyakit berbahaya. Ini persepsi yg keliru, malaria merupakan penyakit berbahaya, yg bisa mematikan.
  5. Malaria tidak dapat disembuhkan ! Jangan pesimis dong !, malaria dapat disembuhkan dgn mengikuti prosedur pengobatan sesuai anjuran dokter.
Berita terkait :
* Pedoman pengobatan malaria
* Gerakan berantas malaria
* Program malaria di kab. paluta

Berita lainnya :
* Sekilas info.....
* Sekapur sirih...
read more...

FILARIASIS


Penyakit kaki gajah adalah nama lain dari filariasis,walaupun sebenarnya akibat dari filariasis pembengkakan tdk hanya terjadi di kaki.Penyebab kaki gajah adalah 3 spesies cacing filaria yaitu : Wucheria bancrofti, Brugia malayi dan Bruria timori. Sedangkan penularan dari orang ke orang lain melalui gigitan nyamuk yg di dalam tubuh nyamuk mengandung larfa filaria. Nyamuk merupakan satu-satunya fektor penyebab filariasis. Ada lebih dari 23 jenis nyamuk yg bisa menyebarkan penyakit ini al:anophles, culex, aedes, mansonia dll.
Gejala klinis akut :demam berulang 3-5 hari, lymphadenitis (pembengkakan kelenjar getah bening di lipatan pahak,ketiak dan terasa panas dan memerah) .Gejala kronisnya meliputi pembesaran /pembengkakan yg permanen di tungkai, lengan, buah zakar,dan payudara.
Diagnosis Filariasis di tegakkan dgn cara memeriksa darah jari yg dilakukan pada malam hari. Dinyatakan positif, jika pada sediaan darah tebal ditemukan mikrofilaria.

Pengobatan: dgn Diethyl Carbamazine Citrat (DEC) dikombinasi dgn Albenzol, pada daerah endemis diberikan setahun sekali selama 5 tahun.
Dosis untuk DEC adalah 6mg/kg BB, sedangkan Albenzole 400mg/tablet. Yang perlu diingat adalah obat di makan setelah makan, untuk mencegah iritasi pada lambung.

Bagaimana mencegah filariasis :

  1. Menghindari gigitan nyamuk dgn cara : memakai kelambu, memasang obat nyamuk, memakai obat gosok anti nyamuk, memasang kassa nyamukdiventilasi.
  2. Memberantas sarang nyamuk
  3. Mengikuti program pengobatan massal filariasis.
  4. Memeriksakan diri secepatnya kepuskesmas, bila ada yg terkena tanda-tanda filariasis
Baca berita lainnya :
* Diagnosa TBC
* Rabies: penanganan kasus
* PD3I
* HIV dan AIDS
* Pedoman pengobatan malaria
read more...

Sabtu, 24 April 2010

ANGIN duduk , JANGAN di kerok !!!!


Ntah siapa dan mulai kapan istilah "angin duduk" di populerkan.....Angin kog bisa duduk ya? Masih ada memang yg beranggapan kalau ada yg kena angin duduk trus di kerokin,supaya anggin nya keluar ( pakai tolak angin aja....biar keluar...??).
Persepsi disebahagian kalangan masyarakat kita masih ada yg menganggap bahwa angin duduk disebabkan karena masuk angin. Angin duduk di masyarakat dikenali dgn tanda-tanda sbb: mual, banyak keringat (keringat jagung katanya), nyeri dada,sesak nafas dan nggak bisa ngapa-ngapain kecuali duduk. karena di kira masuk angin....sering hanya di kerokin untuk penyembuhannnya.
Istilah angin duduk sebenarnya tdk ada dalam istilah kedokteran, Kalau keluhan seperti di atas... hati-hati lho terhadap kemungkinan serangan jantung !!
Gejala IMA (infark myocard infark) sangat mirip dengan gejala "angin duduk" diatas. Infark myokard infark merupakan penyakit serangan jantung akut yg disebabkan oleh ada nya gangguan aliran darah ke otot jantung. AMI kalau tdk ditangani secara cepat dan tepat sering mengakibatkan kematian. Pemehaman yg kurang benar thd istilah "angin duduk" di kalangan masyarakat,justru sangat berbahaya, yg diakibatkankan karena persepsi yg salah dan keterlambatan mencari pertolongan. Angka kejadian penyakit jantung terus bertambah ,Salah satu sebab karena perilaku kehidupan di zaman yg modern ini....serba instan dan tingkat stres yg tinggi. Setuju nggakbos.....?

Baca berita lainnya :
* Gerakan berantas malaria di Kab. Paluta
* Beda Hiv dan AIDS
* Anak saya mencret karena mau tumbuh giginya.
* Fakta yg keliru ttg malaria
* Filariasis
* Imunisasi No way !
* Diagnosa TBC
read more...

Diare: Bu bidan.....anak saya mencret karena mau tumbuh giginya.

waooooo....pasti kita sering mendengar kata-kata seperti judul diataskan? seorang ibu membawa anaknya berobat kebidan karena mencret, lantas si ibu bilang karna anaknya mau tumbuh gigi. Benar nggak sih...kalau anak yg mau tumbuh giginya lantas mencret...
Gini yach...mencret atau diare adalah BAB lebih dari 3X dgn konsistensi cair (tidak berlaku untuk bayi yg diberi ASI). Sebenarnya tdk ada kaitan langsung dari anak yg mau tumbuh giginya dgn kejadian mencretnya. Artinya bahwa penyebab mencretnya bukan dari akibat tumbuh giginya lho...?

Secara umum penyebab diare ada 2 :
  1. Kemungkinan karena infeksi ( virus, bakteri, keracunan makanan)
  2. Kemungkinan non infeksi (faktor pemberian susu/intoleransilaktosa, makanan yg merangsang, kecacingan)
Jadi jelas kan...bukan karena giginya mau tumbuh, lantas si anak jadi diare.....
Lantas kog sering diare pada anakyg mau tumbuh giginya? Ingat kan ada istilah fase oral? nah, pada fase oral pada bayi, si anak selalu memasukan segala sesuatu (apa yg di pegangnya) ke dalam mulutnya. Itu dia ceritanya...kan belum tentu apa yg di pegangnya itu bersih kan..? berarti.....bisa ngertikan sekarang ?

Baca berita lainnya :
* Tips pemberian obat pada anak
* Pemberian antibiotik pada kasus campak
* Jadwal vaksinasi pada anak
* Sekilas info.......
read more...

HIV dan AIDS


Kita cerita HIV yach.......Soalnya masih ada yg bingung soal perbedaan HIV dan AIDS. HIV singkatan dari Human Imunodefisiensy Virus. Jadi HIV itu nama virus lho.....
Virus HIV menyerang sel darah putih, kita tahu bahwa sel darah putih dalam tubuh manusia berperan sebagai pertahanan kalau ada kuman yg masuk ke tubuh kita. Sedangkan AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrom), jelasnya AIDS itu merupakan kumpulan dari beberapa gejala penyakit akibat menurunnya daya kekebalan tubuh seseorang akibat dari virus HIV. Gini lho bahasa gamblangnya: Seseorang penderita AIDS itu sudah menunjukan sakit yg parah, karena daya kekebalan tubuhnya sudah sangat lemah.Kekebalan tubuh yg lemah itu akibat virus HIVnya.
Lain dgn penderita positif HIV, secara fisik pada awalnya, secar fisik tdk menunjukan kelainan apa-apa. Proses penderita HIV sampai menjadi AIDS membutuhkan waktu 5-15 tahun. Sudah jelas kan.....makanya hati-hati....( Tapi apa yach hubungan dgn gambar K**DOM diatas?).........
Penularan HIV al: gonta-ganti pasangan, jarum suntik pada narkoba,tranfusi darah,dari ibu ke bayi melalui plasenta.

Baca berita lainnya :
* Angin duduk jangan dikerok !
* Program malaria di kab. Paluta
read more...

Jumat, 23 April 2010

Gerakan Berantas Malaria di Paluta ; Momentum Peringatan Hari Malaria 25 April




Kabupaten Padang Lawas Utara yang merupakan kabupaten pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan kabupaten yang tinggi mobilitas penduduknya. Berada diantara Palas, Tapsel, dan Labusel dengan kondisi geografis wilayahnya perkebunan menjadi potensi bagi munculnya penyakit menular diantaranya adalah penyakit malaria.
Pada awalnya berdasarkan surveilans malaria selama ini yang dilakukan oleh Dinkes Paluta, penemuan penderita malaria hanya terdapat malaria klinis yang jumlahnya tidak terlalu signifikan di beberapa kecamatan terpencil di Paluta. Pada saat itu, ada kecenderungan bahwa pola pencarian penderita secara pasif menunjukkan hasil temuan yang nihil oleh petugas kesehatan di desa. Hal ini kemudian tidak menjadi prioritas penangulangan penyakit menular di Paluta pada saat itu. Namun, seiring dengan agenda global pencanangan gerakan berantas malaria di seluruh dunia, maka Indonesia yang masih menjadikan penyakit malaria sebagai 10 Penyakit yang paling banyak mengakibatkan kematian di Indonesia, maka atas dukungan finansial Global Fund Komponen Malaria maka di beberapa propinsi diIndonesia termasuk Provinsi Sumut yang masih menjadi penyumbang penderita malaria yang cukup banyak di Pulau Sumatera maka dilakukanlah Program Pemberantasan Penyakit Malaria.
Akhir Desember 2009, setelah dilakukan pencarian secara aktif penemuan penderita malaria klinis dan positif ternyata terdapatlah temuan penderita di Paluta tepatnya di kecamatan terpencil yakni Kecamatan Dolok. Puncak kasus yang terjadi di Bulan Jan uari 2010 dimana terdapat penemuan penderita posisitif sebanyak 26 kasus berdasarkan Mass Blood Survey (MBS) yang dilakukan oleh petugas Dinkes Paluta menjadi realitas lapangan bahwa status endemisitas malaria di Paluta ternyata menyimpan potensi tingginya angka MoPI yang menjadi indikator endemisitas malaria di daerah. Apalagi dikhawatirkan angka tersebut ibarat puncak es yang apabila di lakukan penelusuran lebih dalam maka terdapat lebih banyak lagi temuan kasus positif malaria, karena akses petugas kesehatan terbatas karena buruknya infrastruktur.
Untuk itu sebagai reaksi cepat penangulangan penyakit malaria yang terjadi di Paluta, Dinkes Paluta melalui Bidang P2P menjalin kerjasama dengan GF ATM Komponen Malaria melakukan program pemberantasan penyakit malaria. Adapun langkah-langkah penanggulangan/pemberantasan penyakit malaria yang telah dilakukan antara lain :
1. Program Promotif
Penyuluhan kesehatan masyarakat petugas Puskesmas langsung kemasyarakat
2. Program Preventif
- Pemeriksaan Sediaan Darah (SD) dengan melakukan Mass Blood Survey (MBS) di 4 Puskesmas Endemis malaria with RDT/Mikroscopist
- Pemberian kelambu berinsektisida (LLIN) kepada penduduk yang positif malaria dan daerah endemis
3. Program Kuratif
Pemberian obat malaria ACT (Artemcynin Combination Therapy) kepada penderita malaria positif
dll;
Adapun tim kesehatan yang tergabung dalam Pengelola Program Penyakit Malaria dalam GF ATM Komponen Malaria Kab. Padang Lawas Utara, adalah :
Project Manager : H. Mara Bintang Harahap, SKM.,M.Sc
Project Officer : dr. Irwan
Wasor : Ganti Paruntungan Pulungan, SKM
Staf Admin : Erni Susanti, SKM
Microscopist : Rodikson Simanullang, AMK
read more...

Sosok sekretaris IBI Kab.Paluta

Siapapun bidan desa yg ada dikab.paluta ,pasti mengenal sosok ibu muda ini. Beliau bernama Asmidar, ibu muda yg baru 1 tahun ini meng akhiri masa lajangnya, dikenal sebagai pribadi yg sederhana, gesit, humoris walaupun kadang-kadang agak sedikit cerewet. Beliau meniti karir di bidang kesehatan diawali dgn tugas sbg bidan PTT 13 tahun yg lalu. Berbagai tempat tugas sbg bidan PTT pernah dilaluinya. Selain jabatan sekarang sebagai sekretaris IBI kab. Padang Lawas Utara, ibu ini juga pernah mendapat predikat sebagi bidan teladan tahun 2009 tingkat kabupaten. Ketika dikonfirmasi kepada ibu asmidar tentang bagaimana menjadi bidan teladan, beliau menjawab dgn kerendahan diri, bahwa tdk ada strategi. Yang paling penting adalah bagaimana kita dapat menjalankan profesi kita dgn tulus dan bertanggung jawab.
Saat ini ibu asmidar bertugas di bidang P2P, dan oleh dr.Irwan (kabid P2P) di tugaskan untukmengurusi masalah imunisasi.

Berita lainnya:
* Sekilas info....
* Sekapur sirih....
* Anak saya mencret karena mau tumbuh giginya
* Beda HIV dan AIDS
* Angin duduk jangan dikerok
* Jadwal Imunisasi
* Diagnosa TBC
* Fakta yg keliru ttg malaria
read more...

Sekilas info....

Staf P2P Dinas Kesehatan Kab.Padang Lawas Utara, Rodikson sedang membimbing petugas mikroskopis puskesmasAek Godang. Sebaik .apapun program itu di buat,tanpa SDM yg memadai akan jadi sia-sia. Tampak dalam gambar, bapak rodikson sedang memberitahu cara mengoperasikan dan merawat mikroskop dgn benar, sekalian memberi tahu dan cara melihat slide yg terdapat BTA (+) dan Plasmodium. Di tingkat puskesmas,mikroskop sangat diperlukan dan sering digunakan berkaitan dgn program TB dan Malaria. Di bidang P2P kami selalu mencoba secara maksimal untuk dapat meningkatkan kemampuan/pengetahuan petugas di puskesmas , baik di pertemuan formal ( sosialisasi) maupun informal ( setiap ada petugas puskesmas yg ke P2P) .

Baca berita lainnya :
* Sekapur sirih...
* Program malaria di kab.Paluta
* PD3I
* Hari TB se dunia 2010,mari kita perduli
read more...

Kamis, 22 April 2010

Apakah setiap anak diImunisasi harus diberikan Parasetamol ?

Judul diatas merupakan hal yg sangat sering dijadikan pembicaraan , baik dikalangan petugas kesehatan dan masyarakat. Apa benar setiap kali anak habis diimunisasi harus diberikan penurun panas ? Bahkan yg ironisnya sebahagian masyarakat, enggan membawa anaknya untuk imunisasi karena takut anaknya akan demam ??
Imunisasi merupakan program nasional, Imunisasi telah menyelamatkan banyak anak terhadap penyakit yg dapat dicegah dgn imunisasi (PD3I), seperti : TBC, Difteri,Pertusis, Tetanus,Polio, Campak. Imunisasi merupakan satu-satunya intervensi kesehatan yang Mudah, murah dan berhasil guna tinggi. Tidak semua jenis imunisasi mengakibatkan demam, yg paling sering menimbulkan demam pasca imunisasi adalah jenis imunisasi DPT,itupun tidak semua anak yg diimunisasi DPT mengakibatkan demam. Demam merupakan reaksi ringan akibat masuknya antigen DPT kedalam tubuh anak. Dan ini merupakan reaksi ringan yg umumnya tdk apa-apa. Manfaat yg diperoleh dari imunisasi DPT pada anak adalah lebih besar dibandingkan reaksi ringan dari imunisasinya.

Baca berita terkait :
* PD3I
* Jadwal Imunisasi
* Imunisasi ..no..way...

Berita lainnya :
* Sosok sekretaris IBI kab.Paluta
* Pedoman pengobatan malaria
* Diagnosis TB
read more...

Program Malaria di Kab.Padang Lawas Utara

Kabupaten Padang Lawas Utara,sejak 2009 menjalankan program pemberantasan penyakit malaria. Ada wilayah puskesmas di kab.Padang Lawas Utara yg endemis penyakit malaria :
  1. Puskesmas Sipiongot
  2. Puskesmas Simundol
  3. Puskesmas langkimat
  4. Puskesmas Batang Pane 2
Program pemberantasan malaria ini merupakan bantuan dari Global Fund komponen malaria. Beberapa kegiatan yg telah dilaksanakan sampai sekarang al: pelatihan 40 orang bidan desa diwilayah endemis, pelatihan petugas mikroskopis, pelatihan surveilance, skrening penderita malaria dgn menggunakan RDT dan mikroskopis, pemberian mikroskop ke puskesmas endemis, pendistribusian kelambu ber insectsida dll.

Berita terkait :
* Patogenesis malaria
* Pedoman pengobatan malaria
* Gerakan berantas malaria di kab.paluta
read more...

Sekapur sirih....

Akses informasi sekarang begitu cepat berkembang....' , tetapi di satu sisi ,kita harus jujur mengakui bahwa masih ada sebahagian dari masyarakat kita yg belum dapat mengakses informasi yg ada. Baik itu karena keterbatasan dari pengetahuan ataupun karena keterbatasan media yg dapat memberikan informasi yg mudah di cernah oleh masyarakat.
Kami dari jajaran Dinas Kesehatan kab.Padang Lawas Utara, khususnya bidang P2P akan mencoba memberikan informasi , yg tentunya berkaitan dgn tupoksi kami di P2P. Mudah-mudahan terobosan kami ini dapat memberi kontribusi yg berguna bagi semua orang, dalam upaya penyebaran informasi.


Berita lainnya :
* Program malaria di kab. Paluta
* Sekilas info
* Anak saya mencret karena mau tumbuh giginya
* Diagnosa TBC
* Penanganan kasus rabies
read more...